Minggu, 11 Januari 2009

The Final Word

(Before Story)

Pada masa kejayaan dan ketentraman kerajaan wyndham di fritzie land,lahir seorang anak laki-laki yang bernama ‘harvine Agathon’disebuah desa yang bernama desa gaxies,anak ini hidup dengan keharmonisan dalam keluarganya,anak ini tumbuh dengan didikan dan arahan yang baik,jadi anak ini sangatlah berbakti kepada orang tuanya.saat dia sudah berumur tiga belas tahun,harvine yang tertarik dengan membuat puisi dan belajar seni bela diri,setiap hari pagi-pagi sekali harvine sudah bangun membantu orang tuanya berjualan sayur dipasar,sehabis itu dia langsung pulang kerumah untuk membuat puisi,setelah hari menjelang siang,harvine kemudian keluar memegang suatu katu yang dibuat menyerupai pedang,lalu dia belajar sedikit demi sedikit,walaupun dia tidak pernah berguru,tapi gerakan pedangnya tidaklah kacau balau.sampai harvine berumur delapan belas tahun,terjadilah sebuah peperangan,kerajaan wyndham yang mempertahankan daerah kekuasaannya dari kerajaan saverain yang ingin menguasainya.kemudian hampir dari semua desa,semua anak laki-laki diatas lima belas tahun dikumpulkan untuk melindungi kerajaanya,yaitu menjadi prajurit perang.saat itu harvine menjadi prajurit depan dibawah perintah panglima perang merrick,panglima perang merrick sangat disegani oleh para prajurit-prajuritnya dan sekalipun oleh raja karena sikapnya yang tegas serta kedisiplinannya yang amat tinggi.suatu saat merrick ditugaskan untuk melindungi kota mazed dari kepungan musuh-musuh.saat mereka tiba,mereka melihat setengah dari kota itu sudah hancur,tak lama barisan musuh pun tiba didepan mereka,lalu salah satu jendral mereka berkata “hai kalian bangsa orang lemah,tinggalkan kota ini,kota ini sudah menjhadi milik kami,hahaha…”harvine yang penuh emosi langsung menggangkat tombaknya dan melemparkan kearah jendral itu,tanpa persiapan,seketika saja tombak itu langsung menembus lehernya,semua prajurit-prajurit musuh dan jendral lainnya terkejut,mereka langsung mundur,sebelum mereka mundur,mereka sempat menyombongkan diri mereka “kalian beruntung kali ini,jendral besar kami tewas ditangan kalian,bersiap-siaplah,kami akan balas dendam”.melihat kejadian itu merrick sangat terkejut,kemudian dia berkata ditengah-tengah prajuritnya “siapa yang melakukan itu?”harvine lalu keluar dan berlutut di depan merrick dan berkata “maafkan aku panglima,tadi itu adalah perbuatan saya” lalu merrick berkata “ikut aku kekemah,aku perlu bicara dengan kamu”,setelah harvine tiba dikemah merrick,merrick lalu memukul meja dengan keras dan berkata “kamu yahu apa yang kamu lakukan?,kamu bisa membuat kita semua terbunuh karena ulahmu,jumlah mereka dua kali lebih banyak dari jumlah kita,untung saja yang kamu bunuh itu adalah jendral beasr mereka,tanpa commando,mau tidak mau harus mundur”harvine menundukkan kepalanya dan berkata “maafkan aku panglima,itu memang salahku,aku hanya tidak suka direndahkan seperti itu”lalu merrick menyambung “sudahlah,itu sudah berlalu,aku sudah hampir empat puluh lima tahun ikut berperang,seumur hidupku aku tidak pernah melihat yang seperti itu,kamu adalah infantry yang ceroboh tapi mempunyai kemampuan yang luar biasa,aku akan menggangkatmu menjadi jendralku”,harvine sangat senang sekali dan berkata “terima kasih panglima,terima kasih”esok harinya pakaian yang dikenakan harvine sudah tidak sama,sejatanya juga bukan tombak lagi melainkan pedang,dia juga diberi seekor kuda.peperangan terus berlangsung,sudah satu tahun berlalu,namun peperangan belum mencapai akhirnya,tahun ini panglima perang merrick sudah berusia enam puluh lima tahun.sampai suatu malam,merrick mendapat surat perintah dari raja untuk menaklukkan markas musuh sebelah timur,jika markas itu berhasil dihancurkan maka peperangan akan merakhir karena tanpa pasukan suatu hal yang tidak mungkin untuk bisa melanjutkan peperangan,merrick sangat bingung saat itu,pasukan musuh berjumlah ribuan orang,sedangkan pasukan yang dimilikinya hanya berjumlah sekitar enam ratusan,dengan kekuatan seperti itu maka menyerbu kemarkas musuh sama artinya dengan mengantar nyawa,tapi ini adalah perintah raja,merrick tidak mungkin bisa membantah perintah raja.besok paginya,merrick lalu memerintahkan semua pasukannya dan dua jendralnya yaitu harvine dan reif yang tak lain adalah anak angkatnya sendiri.mereka langsung menyerbu masuk kemarkas musuh,peperangan sangat sengit,pertarungan berlangsung selama tiga jam,pasukan merrick mulai menipis,pihak musuh semakin mendominasi peperangan,sampai suatu ketika,pihak musuh mengirim seorang prajurit untuk membawa surat kekerajaanya bermaksud untuk meminta bantuan,merrick langsung menyuruh harvine yang tak jauh darinya untuk mengejarnya “harvine,kejar prajurit itu,jika kamu tak berhasil membunuhnya maka aku yang akan membunuhmu”,harvine lalu menjawab “bagaimana dengan anda panglima,tanpa aku disampingmu panglima,aku takut sesuatu akan terjadi padamu,lebih baik kita mundur panglima”panglima itu menjawab “pergi saja,jangan banyak bicara lagi,aku dan reif akan memenangkan peperangan ini”tanpa membuang-buang waktu harvine lalu mengejar prajurit itu,harvine membutuhkan waktu satu jam untuk mengejar dan membunuh prajurit itu,harvine lalu segera kembali ke area peperangan,sementara di tempat peperangan,merrick telah kehabisan pasukannya,melihat itu reif langsung melarikan diri dan meninggalkan ayah angkatnya,merrick dengan marah berkata “mau kemana kamu?,dasar anak durhaka”.panglima merrick langsung dikepung oleh lima jendral musuh,salah satu jendral itu pun berkata “lihat orang itu,dia memegang pedang lima naga,jabatannya pasti tinggi,bunuh dia”,kelima jendral itu lalu menyerang merrick secara bertubi-tubi,satu demi satu pedang patah dibuat oleh merrick dengan pedang lima naganya,tapi tak habis-habis pula jendral-jendral itu mendapat pengganti pedang mereka yang patah,sampai suatu saat kelima jendral itu menyerang merrick dari arah yang sama,merrick langsung menahan serangan mereka yang teramat sangat kuat,seketika itu juga pedang lima naga langsung patah berserta pedang yang dimiliki oleh keempat jendral itu,masih ada satu pedang yang selamat,jendral yang memegang pedang itu langsung menusuk jantung merrick,merrick tak punya kekuatan lagi untuk melawan ataupun menghindar selain menerima pedang itu menembus jantungnya.tiba-tiba saja,satu pedang langsung melayang kearah jendral yang menusuk merrick,pedang itu sangat cepat,jendral itu tak mampu menepisnya,pedang itu langsung mendarat di batok kepala jendral itu,merrick kemudian melihat kebelakang,dilihatnya harvine menunggang kuda sedang menuju kearahnya,dengan cepat harvine menggangkat panglima itu ke atas kuda,tidak lupa harvine mengambil pedang lima naga yang patah itu kemudian melarikan diri. Prajurit-prajurit lawan lalu memanah harvine, harvine sangat beruntung, panah itu hanya menusuk ke bahu dan lengan kiri harvine. Harvine terus memacu kudanya dan berhenti di padang rumput, harvine lalu menurunkan merrick yang sudah sekarat, dengan napas terakhir merrick berkata “ambil giok ini padamu….kamu adalah penerusku sekarang, ambil juga pedang lima naga itu,perbaikilah….balaskan….balaskan dendam untukku….” Setelah itu merrick menghembuskan napasnya yang terakhir, harvine hanya bisa menangis saat itu, lalu harvine menguburkan merrick di padang rumput.Sebulan kemudian, jabatan harvine sudah menjadi panglima perang yang amat dicintai oleh prajurit-prajuritnya,dalam sebulan itu juga harvine terus memperbaiki pedang lima naga itu, tapi karena besi pedang itu sangat kuat, keras, padat maka harvine kesulitan menyambungkan pedang itu.Tak lama harvine lalu mengumpulkan pasukannya,bersiap untuk menyerang markas musuh lagi. Harvine kemudian berteriak kepada prajurit-prajuritnya “hari ini, mari kita selesaikan misi penglima perang merrick, kita balaskan dendam saudara-saudara kita yang gugur,kita harus bawakan kemenangan dan kebanggaan kita kepada mereka atas misi panglima perang merrick yang belum selesai.” Prajurit-prajurit lalu mengangkat tombak dan pedang mereka sambil berteriak keras. Pagi-pagi sekali mereka lalu menyerbu ke markas musuh, panah api lalu dilepaskan kekemah-kemah mereka,mereka yang masih tertidur lelap berhamburan keluar penuh kepanikan,ada yang menjerit kesakian karena tubuhnya terbakar api,pasukan harvine langsung menyerbu kedalam dan dengan mudah membunuh pasukan musuh yang tidak mempunyai persiapan itu.dalam suasana peperangan,harvine kemudian bertemu dengan empat jendral itu,dengan marah harvine berkata “aku hari ini datang untuk kepala kalian”,salah seorang jendral berkata “sombong kamu,kita lihat siapa yang akan menang”,harvine lansung berlari kearah keempat jendral itu,petarungan terjadi sangat hebat,suara pedang pedang tidak henti-hentinya terdengar,lima menit kemudian satu jendral tewas dengan badan terbelah dua,tak lama disusul dengan jendral lain dengan kepala jatuh ketanah,sepuluh menit kemudian satu jendral lagi mati dengan pedang menembus dadanya,tinggal satu jendral lagi,harvine yang tidak terluka sedikit pun berkata “kalian tidak ada apa-apanya,kalian hanya beruntung waktu itu,sekarang menyerahlah atau kamu lebih memilih mati”.lalu jendral itu berlutut didepan harvine dan memohon-mohon “ampunilah aku,ampunilah nyawaku”,harvine lalu menyuruh prajuritnya untuk mengikat jendral itu,harvine kemudian berkata “aku sebenarnya mau mengamouni nyawamu,tapi panglima perang merrick menyuruhku untuk membalaskan dendamnya;prajurit…gantung dia.”,jendral itu lalu berteriak “ampuni aku,ampuni nyawaku,”,tapi harvine tidak memperdulikannya.harvine kemudian pulang kekerajaan dengan kemenangan sekaligus kedamaian kembali kekerajaan wyndham.raja lalu memberinya penghargaan dan uang yang sangat melimpah.dua bulan kemudian harvine ditugaskan raja untuk menjemput dan melindungi selirnya dari serangan-serangan pemberontak,raja itu berkata kepada harvine “panglima,selir ini sangat berarti bagiku,lindungi dia dengan nyawamu sendiri,aku tidak mau menerima kegagalan darimu”harvine hanya diam dan langsung berangkat ketempat selir itu berada.sesampai disana,harvine kemudian bersama-sama kereta kuda selir itu menuju istana,tapi ditengah jalan,dari kejauhan datang seseorang mamakai baju jendral yang sangat kumuh,setelah dekat,itu ternyata reif.reif langsung berkata “harvine,sebelah barat laut ada banyak pasukan pemberontak yang datang,kamu coba hadang mereka ditengah jalan,biar aku yang melindungi selir ini”harvine kemudian bertanya kepada “hai reif,kamu kenapa bisa tiba-tiba muncul disini?,dimana kamu saat ayahmu dikepung?”,tapi reif hanya menjawab “apakah pertanyaan itu lebih penting dari nyawa selir ini?”,harvine lalu menjawab “baiklah,aku akan menghandang mereka,teruskan perjalananmu keistana”,harvine bersama beberapa pasukannya langsung ke barat laut,tapi sesampai disana,dia tidak menemukan siapa-siapa,harvine kemudian dengan cepat langsung menuju kembali kekereta kuda selir itu,harvine berdiri lemas saat melihat sudah ada banyak mayat berserakan termasuk selir itu.sementara itu reif sudah tiba diistana dan bertemu dengan raja,reif yang mempunyai ambisi menjadi seorang panglima bermaskud untuk menyingkirkan harvine yang menjadi pesaing beratnya,dia kemudian mengarang cerita “raja,celaka,selir anda telah tewas,tak disangka saat pemberontak-pemberontak menyerang,harvine malah melarikan diri,saya yang berjuang dan mulai kehabisan prajurit akhirnya harus pergi untuk meminta bantuan,tapi sampai ditengah jalan saja,saya sudah melihat para pemberontak berteriak atas kemenangan mereka,hal yang sama juga pernag dilakukan harvine saat ayahku dikepung,itu sebabnya ayahku tewas dalam peperangan,aku berpikir harvine bisa berubah, tapi ternyata tidak”,hati raja yang murka tidak berpikir panjang tentang perkataan reif dan percaya begitu saja,raja kemudian mengutus semua prajurit-prajuritnya untuk menangkap harvine dan membunuhnya.setibanya harvine diistana,harvine langsung diserang oleh prajurit-prajurit kerajaan,harvine yang heran hanya bisa melawan,tapi prajurit semakin banyak yang datang,tiba-tiba saja muncul beberapa prajurit yang membantu harvine,salah satu prajurit itu berkata “pergi panglima,anda telah dijebak,raja sangat membenci anda atas kematian selirnya,pergilah dari sini’harvine menjawab “tapi aku baru saja mau menjelaskan hal ini kepada raja,aku…”,prajurit itu langsung memotong “tidak ada gunanya lagi,pergilah panglima,kami hanya bisa membantu sampai sini,jangan membuat pengorbanan kami sia-sia”,harvine lau berkata “kalian adalah prajurit yang setia kepadaku,jasa kalian tidak akan aku lupakan”,harvine lalu berlari keluar dari istana.harvine yang tidak mempunyai apa-apa lagi memutuskan untuk pulang kekampung halamannya,saat dia tiba dirumah,harvine tidak dapat menemukan orang tuanya,lalu harvine bertanya kepada penduduk yang hendak lewat “permisi tuan,dimana orang yang tinggal dirumah itu?”,penduduk itu menjawab “oh,mereka berdua sudah meninggal dua minggu yang lalu,kasihan mereka,anak mereka tidak kunjung datang,mungkin anaknya sekarang seumuran dengan kamu,untung saja warga sekitar sangat baik,mereka menguburkannya ke kuburan umum”harvine yang mendengar itu langsung berlari kekuburan umum yang letaknya tak begitu jauh dari rumahnya,setelah menemukan makam orang tuanya harvine berlutut sambil menangis “maafkan aku ayah,ibu,anakmu tidak berbakti,sampai kalian pergi pun anakmu ini tidak berada disamping kalian,maafkan aku,maafkan aku ayah,ibu…”,setelah berlutut tiga jam didepan makam orang tuanya,harvine memutuskan untuk meningglkan daerah ini pergi berkelana kedaerah selatan,tempat persembunyian yang baik untuk dirinya dari prajurit-prajurit kerajaan yang sedang memburunya,dan menurut harvine,daearah selatan adalah daerah yang penuh dengan kedamaian dan ketentraman.

Continue to Story Begins

Tidak ada komentar: